Tak Berkategori

0 291

Sumbangan pembaca Jawa Pos Radar Malang  untuk korban erupsi Gunung Kelud segera didistribusikan ke Dusun Sedawun, Desa Pandansari, Ngantang. Namun, sumbangan yang hampir menembus angka Rp 500 juta itu tidak di salurkan berupa uang secara langsung. sumbangan sebanyak itu sebagian diwujudkan untuk membangun pipanisasi.

Untuk program pipanisasi itu, Jawa Pos Radar Malang menggandeng Divif II Kostrad. sekitar 40 personal Kostrad bakal terlibat dalam pembangunan pipanisasi tersebut.

Pipanisasi air bersih itu akan mengaliri tiga RT (rukun tetangga) yang membawahi 179 rumah. Sejak letusan Gunung Kelud pada Kamis (13/2) lalu, tiga dusun ini masih krisis air bersih. Ini karena seluruh saluran air hancur. Jadi, mereka hanya mengharapkan bantuan dari PDAM dan PMI Kabupaten Malang.” Kami sudah melakukan survai ke sana bersama Kostrad. Dan rencananya ada saluran pipa sepanjang 6 kilometer yang akan kami buat,” terang Doli Siregar ,tim peduli bencana Jawa Pos Radar Malang kemarin.

Doli menambahkan, untuk mengaliri Dusun Sedawun itu, air yang diambilkan dari sumber mata air Sumber Ngramban, Desa Banturejo Ngantang. Air itu akan ditampung dulu di bak yang terbuat dari beton baru disalurkan ke seluruh rumah warga. “Kami berharap program ini segera tuntas, sehingga masyarakat sana tidak lagi bingung kekurangan air,” harap Doli. (disadur dari JAWA POS RADAR MALANG, 24/04/2014) IMAGE0002

0 372

Masih dalam rangka pembersihan sisa abu vulkanik dan pembenahan rumah tempat tinggal, penduduk Kecamatan Ngantang khususnya di Desa Jombok kembali dikejutkan dengan adanya bencana banjir bandang pada 24 Pebruari 2014. Banjir bandang tersebut telah mengakibatkan 2 (dua) rumah di Dusun Bulurejo Desa Jombok hanyut, Pagar SDN Jombok 3 yang roboh dan 2 (dua) saluran air jebol serta jalan yang terkikis. Banjir bandang tersebut terjadi akibat volume hujan yang tinggi pada senin malam tanggal 24 Pebruari 2014 di wilayah Ngantang dan sekitarnya. Hujan disertai petir tersebut mulai mengguyur Ngantang pada pukul 19.00 WIB s.d pukul 23.00 WIB. Pada sekitaran jam tesebut listrik di area Ngantang kembali mengalami pemadaman akibat salah satu tiang beton PLN terbawa arus banjir. Adapun dokumentasi kerusakan akibat banjjir bandang tersebut sebagaimana dibawah

IMG_5890 IMG_5860 IMG_5864 IMG_5874 IMG_5882

0 711

Setelah 4 hari dilanda awan panas pasca meletusnya Gunung Kelud pada tanggal 14 Pebruari 2014, kondisi 6 Dusun di Desa Pandansari yakni Dusun Bales, Dusun Munjung, Dusun Sambirejo, Dusun Wonorejo, Dusun Klangon dan Dusun Sedawun yang masih porak poranda kembali mendapat cobaan yakni terjangan lahar dingin yang mengakibatkan putusnya jalan penghubung Dusun Klangon dan menutupi jalan rabat beton serta jembatan di Kali Sambong. Selain di Desa Pandansari guyuran hujan yang deras juga telah mengikis jembatan Dusun Ngramban Desa Banturejo. Menyikapi hal tersebut Camat Ngantang Drs. MULYONO langsung mengecek langsung lokasi ditemani BPBD Kabupaten Malang. Selang beberapa saat kemudian Bapak Bupati Malang RENDRA KRESNA juga berkenan hadir di lokasi kejadian untuk meninjau kondisi riil di lapangan. berikut dokumentasi kejadian tersebut.

IMG_5735 IMG_5725 IMG_5746 IMG_5764 IMG_5757IMG_580620140219-0005 20140219-0002

0 422

IMG_5685 IMG_5681 IMG_5679 IMG_5677 IMG_5676 IMG_5674 IMG_5673 IMG_5671

Kamis, 13 Pebruari 2014 adalah hari yang tidak akan dilupakan oleh segenap warga Kecamatan Ngantang karena pada pukul 22.58 WIB malam Gunung Kelud telah meletus dengan dahsyatnya dan meluluhlantakan Desa – Desa antara lain : Pandansari, Ngantru, Banturejo, Kaumrejo, Sumberagung, Mulyorejo, Tulungrejo dan  Jombok . Sementara Pagersari, Purworejo, Banjarejo dan Sidodadi hanya mengalami sedikit hujan abu. Tak kurang dari 25 ribu jiwa lebih mengungsi ke Kecamatan Pujon, Kecamatan Karangploso, Kota Batu, Kota Malang serta daerah daerah lain di luar Kecamatan Ngantang. Hal ini juga mengakibatkan tak kurang dari 5.167 rumah dinyatakan rusak berat, sedang dan ringan. Hal itu juga belum ditambah dengan kerusakan fasilitas umum seperti perkantoran, pasar dan juga tempat ibadah seperti masjid, mushola, serta gereja serta sarana pendidikan berupa sekolah – sekolah. Adapun untuk jumlah korban jiwa akibat letusan Gunung Kelud sendiri adalah 7 orang dimana 3 orang tertimpa bangunan yang ambruk saat berlindung di gedung jasa tirta serta 4 lainnya meninggal di lokasi pengungsian akibat usia tua.

0 267

IMG_5253

IMG_5254IMG_5254 IMG_5256Guna menjaga ketertiban dalam kemeriahan Tahun Baru 2014 MUSPIKA Ngantang menggelar Apel Bersama PAM Tahun Baru di Taman Wisata Selorejo (TWS) Ngantang yang diikuti oleh Personil TNI/ POLRI, Kecamatan, Linmas, Pramuka dan Satpam. Adapun dalam sambutannya Pembina Apel AKP PRAYITNO, SH Kapolsek Ngantang menekankan pentingnya 3 titik keamanan yakni : Keamanan Orang, Keamanan Barang dan Keamanan Tempat. Keamanan orang yang dimaksud adalah Pengunjung Wisata Selorejo, Petugas PAM dan Petugas di Portir Taman Wisata. Sedangkan Keamanan Barang adalah keamanan bagi barang – barang bawaan Pengunjung, dan barang – barang milik TWS. Dan yang terakhir adalah keamanan Tempat yakni keamanan Tempat Wisata sebagai Fasilitas Umum yang harus di amankan bersama. Kegiatan Apel dimulai pada pukul 08.00 dan berakhir 08.30. Setelah Apel maka dilanjutkan dengan pembagian dan penempatan personil di titik titik strategis di Taman Wisata Selorejo yakni di Portir Masuk, Loket Karcis, di Area Wisata dan Di Area Hiburang Dangdut.

0 187

IMG_5357 IMG_5342 IMG_5349 IMG_5350Jum’at, 17 Januari 2014 dengan diiringi langit yang mendung bertempat di depan kantor Desa Sidodadi dilaksanakan Apel KORPRI yang secara rutin diselenggalarakan pada tiap bulannya. Dan seperti bulan bulan yang lalu peserta Apel adalah Kepala Desa beserta Perangkat Desa dan semua Kepala Dinas / Jawatan yang ada di lingkup Kecamatan Ngantang. Bertindak sebagai komandan Apel kali ini adalah AGUS RUDIANTO, ST Kepala Desa Sidodadi dan petugas upacara adalah Sekdes dan semua Perangkat Desa Sidodadi. Tepat pukul 08.00 acara Apel pun dimulai. Dalam sambutan Apel kali ini pembina Apel Drs. MULYONO HS, Camat Ngantang mengucapkan Selamat Tahun Baru 2014 kepada segenap Kepala Desa dan Kepala Dinas Instansi serta Perangkat Desa se Kecamatan Ngantang. Dan Bapak Camat juga mengingatkan tentang penataan kembali administrasi mengingat banyak penomoran surat yang masih menggunakan tahun kalender yang lama. Selain itu Bapak Camat juga mengingatkan bahwa setelah dilaksanakan Apel akan dilanjutkan dengan resosilisasi LPG 3 Kg dari Pertamina dan Lembaga Perlindungan Konsumen Malang.

Setelah beramah tamah sejenak dengan Perangkat Desa Sidodadi maka seluruh peserta Apel langsung mengikuti Resosilisasi LPG 3 Kg yang dilaksanakan di Balai Desa Sidodadi. Dalam sosialisasi tersebut banyak dibahas masalah masalah yang berkaitan dengan distribusi, pemakaian maupun hal hal teknis lain yang berkaitan dengan LPG 3 Kg,  mengingat beberapa waktu yang lalu sempat terjadi kelangkaan LPG baik yang 12 Kg maupun 3 Kg dikarenakan ada kebijakan kenaikan harga LPG 3 Kg dari Pertamina pada awal tahun baru yang lalu.

0 169

Dalam rangka memperingati hari Ibu yang jatuh pada tanggal 22 Desember 2013, TP PKK Kecamatan Ngantang mengadakan beberapa kegiatan antara lain : Upacara Tabur BUnga di Taman Makam Pahlawan Moestadjab Ngantang serta lomba Memasak Tumpeng dan Lomba Tempeh. Kegiatan ini dimulai pada pukul 08,00 WIB bertempat di TMP Moestadjab Ngantang dimana bertindak selaku Inspektur Upacara Bapak Camat Ngantang Drs. MULYONO HS yang memimpin Upacar Tabur Bunga. setelah kegiatan usai maka dilanjutkan di Pendopo Kecamatan Ngantang yakni lomba Tumpeng yang diselenggarakan oleh TP PKK Kecamatan Ngantang yang diikuti oleh seluruh TP PKK Desa. Pada akhir acara Bapak Camat Ngantang juga memamerkan kebolehannya dalam lomba jalan sambil meletakkan tempeh di kepala sekaligus menjoget di halaman Kantor Kecamatan Ngantang. IMG_5139 IMG_5049 IMG_5080 IMG_5121

0 329

Selasa, 17 Desember 2013 sudah menjadi agenda rutin di Kecamatan Ngantang diadakan Apel KORPRI bersama Kepala Desa, Kepala Dinas Jawatan dan  Perangkat Desa se Kecamatan Ngantang. Agenda kali ini ditempatkan di ujung selatan Kecamatan Ngantang yang berbatasan dengan Kabupaten Blitar yakni Desa Pagersari. Dimulai pada pukul 08.00 WIB bertindak selaku Komandan APel JAMARI, Kepala Desa Pagersari, Dan bertindak selaku Pembina APel Bapak Camat Ngantang Drs. MULYONO HS, yang pada sambutannya mengucapkan terima kasih pada pagelaran apel yang berjalan tertib dan lancar serta mengucapkan terima kasih atas partisipasi warga masyarakat Ngantang pada kegiatan – kegiatan dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1253 yang telah usai. IMG_4928 IMG_4921 IMG_4924

0 479

Dalam rangka Peringatan Hari Guru Nasional ke 2013 dan Hari Ulang Tahun Persatuan Guru Republik Indonesia ( PGRI ) ke 68, Panitia Hari Guru tingkat Kecamatan Ngantang mengadakan Upacara yang ditempatkan di Lapangan SMPN 1 Ngantang. Dalam acara yang dihadiri sekitar 500 lebih guru dari tingkat TK sampai SMA ini berlangsung tertib dan khidmat. Bertindak selaku Inspektur Upacara Bapak Camat Ngantang Drs. MULYONO HS. Kegiatan dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berakhir pada pukul 09.15. dan diakhir kegiatan juga diserahkan Piala dan Piagam penghargaan bagi pemenang lomba – lomba dalam rangka peringatan Hari Guru tingkat Kecamatan NgantangIMG_4508 IMG_4482 IMG_4484 IMG_4487 IMG_4493 IMG_4495

0 228

IMG_4280 IMG_4281 IMG_4277Senin, 18 November 2013, dilaksanakan Apel KORPRI yang dipimpin oleh Bapak Camat Ngantang Drs. MULYONO HS, bertempat di Halaman Kantor Desa Waturejo dan dihadiri oleh semua Kepala Desa, Sekdes, Kepala Dinas/ jawatan, dan Staf serta Perangkat Desa. Pada apel kali ini bertindak sebagai Komandan Pasukan adalah Kepala Desa Waturejo SUROSO KARYO UTOMO. Dalam sambutannya bapak Camat Ngantang menyampaikan tentang persiapan peringatan Hari Jadi Kabupaten Malang ke 1253 yang dipusatkan di Kepanjen Malang dengan berbagai lomba dan kegiatan. Dan Bapak Camat juga menginginkan partisipasi aktif semua elemen KORPRI baik Perangkat Desa maupun Dinas terkait untuk berperan pada semua kegiatan di tingkat Kabupaten.